Merumuskan Etika Politik Kristen dalam Era Gangguan Terorisme di Indonesia

Paulus Eko Kristianto

Abstract


Abstract. Disruption of terrorism was a serious thing that threatens the life of nationalism in Indonesia. This disorder must be responded quickly and precisely as soon as possible. This article aimed to formulate one of the steps that could be taken, namely by building relevant Christian political ethics. The method used was descriptive analysis of various related literature that addresses this theme. In conclusion, Christian political ethics that have to be practiced by Christians is to develop an open understanding of "the other", including developing neighbouring theology.

Abstrak. Gangguan terorisme merupakan hal yang serius mengancam kehidupan berbangsa di Indonesia. Gangguan ini harus direspon dengan cepat dan tepat sesegera mungkin. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan salah satu langkah yang bisa dilakukan yakni dengan membangun etika politik Kristen yang relevan. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis pada berbagai literaur terkait yang membahas tema ini. Kesimpulannya, etika politik Kristen yang harus diamalkan orang Kristen yaitu membangun pemahaman terbuka terhadap “sang liyan”, termasuk mengembangkan teologi pertetanggaan.


Keywords


terrorism; Christian politic ethics; the other; the church; terorisme; etika politik Kristen; sang liyan; gereja

Full Text:

PDF

References


Argomaniz, Javier, and Orla Lynch. “Introduction to the Special Issue: The Complexity of Terrorism-Victims, Perpetrators and Radicalization.” Studies in Conflict and Terrorism 41, no. 7 (2018): 491–506. https://doi.org/10.1080/1057610X.2017.1311101.

Hurd, Elizabeth Shakman. “Politics of Religious Freedom in the Asia-Pacific: An Introduction.” Journal of Religious and Political 4, no. 1 (2018): 9–26.

Singgih, Emanuel Gerrit. Iman Dan Politik Dalam Era Reformasi Di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.

Hardiman, F. Budi. Demokrasi Dan Sentimentalitas: Dari “Bangsa Setan-Setan”, Radikalisme Agama, Sampai Post-Sekularisme. Yogyakarta: Kanasius, 2018.

Hendropriyono, A M. “Ide Dan Praksis Neo-Nasionalisme Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi.” Jurnal Filsafat 18, no. 1 (2008).

Hussin, Iza. “The New Global Politics of Religion’: Religious Harmony, Public Order, and Securitisation in the Post-Colony.” Journal of Religious and Political Practice 4, no. 1 (2018): 93–106.

Djiwandono, J. Soedjati. Gereja Dan Politik Dari Orde Baru Ke Reformasi. Yogyakarta: Kanisius, 1999.

Kristianto, Paulus Eko. “Persinggungan Agama Dan Politik Dalam Teror: Menuju Terbentuknya Teologi Spiritualitas Politik Dalam Konteks Maraknya Terorisme Di Indonesia.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 1 (2019): 1.

Max Du, Plessis. “Removals, Terorism And Human Rights – Reflections on Rashid”. South African Journal on Human Rights Vol. 25 No. 2 (2009), 353-373, DOI: 10.1080/19962126.2009.11865206.

Siahaan, Harls Evan. “Mengajarkan Nasionalisme Lewat Momentum Perayaan Paskah: Refleksi Kritis Keluaran 12:1-51.” DUNAMIS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani) Vol 1, no. 2 (2017): 39–54. www.sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/dunamis




DOI: https://doi.org/10.30648/dun.v3i2.186

Article Metrics

Abstract view : 261 times
PDF - 212 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Dunamis telah terdaftar pada situs:

View My Stats

Online ISSN : 2541-3945

Printed ISSN : 2541-3937

Copyright © Jurnal Dunamis 2016. All Rights Reserved.